Bawaslu Hadiri Rakoor Forkopimda Kab. Lombok Tengah

Jum’at 4 Desember 2020

Praya, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lombok Tengah menghadiri undangan Rapat Kordinasi FORKOPIMDA dalam rangka kesiapan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Lombok Tengah pada Jum’at 4 Desember 2020 dan berlangsung diAula Kantor Bupati Lombok Tengah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekda Kab Loteng H.LIdham Khalid S.sos., Wakil Ketua DPRD Kab Loteng H Mahyudi,Dandim 1620/Loteng Letkol Inf. Putu Tangkas Wiratawan S.IP., Kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho, Kajari Kab. Loteng Otto Sampotan SH.MM, Ketua Pengadilan Praya Kab. Loteng Putu Agus Wiranata SH., MH, Kepala Sat Pol Pp Kab.Loteng Drs. Lalu Aknal Apandi.,MM., Ketua KPU Kab. Loteng L. Darmawan S.sos, Ketua Bawaslu Lombok Tengah Abdul Hanan, SH, Seluruh SKPD sekab Loteng, Seluruh camat sekab Loteng.

Rapat Kordinasi Forkopimda  Kab. Loteng mulai di awali dengan sambutan Sekda Kab Loteng H L Idham Khalid yang intinya pada malam ini yang akan memimpin rapat forkopimda adalah Bapak Bupati karena beliau tidak bisa hadir karena  kurang sehat dan pada malam ini kita akan bahas yang sangat penting yaitu Pemilukada.

Karena berapa hari akan kita akan melaksanakan Pemilukada sehingga  pada malam ini kita akan mengecek kesiapan KPU, Bawaslu dan  Steakholder terkait  dengan keamanan sebelum dan sesudah Pilkada.

Kita juga harus memastikan sosialisasi kepada masyarakat sudah di laksanakan secara pasif dan beberapa hari yang lalu Bupati sudah mengirim surat kepada seluruh camat terkait dengan kesiapan, Dan setiap orang yang mempunyai hak pilih harus memiliki kTP untuk menggunakan hak pilihnya.

Selanjutnya sambutan dari Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho ada berapa hal yang perlu kita bicarakan yaitu perlu kerja samanya antara steakholder sehingga Pemilukada dapat berjalan sesuai dengan harapan.

Terkait dengan protokol kesehatan tentu bagaimana penerapan protokol kesehatan pada saat pemungutan suara dan rekap hasil suara harus kita antisipasi karena Covid 19 yang kita tidak bisa pastikan.

Penanganan pengamanan tps yang pertama terkait dengan cuaca menjadi lawan utama sehingga perlu perhatian KPU agar kotak suara terjaga dengan baik.

Untuk pengaman mari kita dorong tim sukses, TNI/Polri,linmas benar benar mengamankan pelaksanaan pencoblosan  karena nanti akan jadi obyek dari tanggal 9 Desember sampai dengan  pelantikan harus betul betul posisinya aman.

Kemudian Sambutan Dandim 1602 kami selalu memantau setiap kegiatan untuk pelaksanaan Pilkada ini dengan menginstuksikan Danrem untuk mendampingi KPU dalam pelaksanaan simulasi yang dan berkerja sama dengan Kapolres membackup setiap kegiatan yang dilaksanakan di tingkat Kecamatan dan Desa sehingga masyarakat mengetahui apa yang akan dilaksnakan.

Sebentar lagi sudah masuk masa tenang mari kita sama sama menjaga kondusifitas jangan sampai ada kampanye terselubung yang dilakukan oleh pasangan calon dan dari kodim siap mendukung, membantu untuk mensukseskan Pemilukada ini.

Selanjutnya Ketua KPU Lombok Tengah Lalu Darmawan menyampaikan proses yang sudah dilaksanakan adalah pendistribusian logistik Alat Pelindung Diri (APD) keseluruh Desa Se-Kababupaten Lombok Tengah, Terkait dengan logistik tersebut ada 2 macam yang akan distribusikan yaitu logistik APD dan Tungsura. dan pada hari ini sudah kami distribusikan logistik APD di tingkat pps yang terdiri 13 item APD.

Terkait dengan kotak surat suara karena musim hujan kita bungkus dengan plastik untuk memastikan surat suara tidak basah, Intinya semua alat yang di butuhkan  dalam pelaksanaan pilkada sudah siap tidak ada yang kita ragukan lagi.

Terakhir dari Ketua Bawaslu Lombok Tengah Kordiv Penanganan Pelanggaran Abdul Hanan SH menyampaikan pengawasan terhadap jalannya seluruh tahapan Pemilukada telah dilakukan oleh semua jajaran kami.

Bahkan, bebernya, saat masa tenang nanti kami akan melakukan patroli masa tenang kesetiap Kecamatan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dimasa tenang tersebut, Jelasnya.

Mengingat saat ini sedang terjadi pandemi wabah Covid-19, maka pengawasan yang dilakukan pihak Bawaslu juga akan sampai pada kesiapan pihak panitia TPS dalam penyediaan Protokol Kesehatan dsb, hingga pada penerapan protokol kesehatan.

“Adapun pengawas kami, baik di kecamatan, kelurahan maupun pengawas di TPS itu diantaranya sudah kami lakukan dirapid tes dan sudah diberikan bimbingan teknis untuk kesiapan petugas lapangan,” imbuhnya.

Bawaslu Lombok Tengah

Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu dibentuk berdasarkan perintah Undang - Undang no 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu. Sebelumnya, Pengawas Pemilu merupakan lembaga adhoc yaitu Panitia Pengawas Pemilu atau Panwaslu. Tepatnya tahun 1982 uu memerintahkan pembentukan Panitia Pengawas Pelaksanaan Pemilu atau Panwaslak Pemilu, yang melekat pada Lembaga Pemilihan Umum atau LPU. Baru pada tahun 2003, Panwaslu dilepaskan dari struktur Komisi Pemilian Umum atau KPU. Kewenangan utama Pengawas Pemilu adalah mengawasi pelaksanaan tahapan Pemilu, menerima pengaduan, serta menangani kasus-kasus pelanggaran administrasi, pidana Pemilu dan kode etik. Rabu, 12 April Tahun 2017 Presiden Joko Widodo melantik Anggota Bawaslu Periode 2017-2022 dan Rapat Pleno Bawaslu menetapkan Ketua Bawaslu adalah Abhan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *