Bawaslu Lombok Tengah Perkuat Konsolidasi Demokrasi Bersama FKUB pada Masa Non Tahapan
|
Praya – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lombok Tengah terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi. Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lombok Tengah di Sekretariat FKUB, Senin (29/06).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah Lalu Fauzan Hadi, jajaran Anggota Bawaslu, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, serta pengurus FKUB Kabupaten Lombok Tengah.
Ketua Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Fauzan Hadi, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran FKUB. Menurutnya, FKUB merupakan mitra strategis dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus memperkuat nilai-nilai demokrasi yang berlandaskan toleransi dan persatuan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan FKUB Kabupaten Lombok Tengah. Sinergi antara Bawaslu dan FKUB menjadi bagian penting dalam membangun demokrasi yang sehat, damai, dan berintegritas. Kami berharap kolaborasi ini terus terjalin, tidak hanya saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga pada masa non tahapan," ujar Fauzan.
Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, Usman Faesal, menegaskan bahwa konsolidasi demokrasi merupakan salah satu upaya Bawaslu untuk menjaga semangat demokrasi tetap hidup di tengah masyarakat meskipun tidak sedang memasuki tahapan pemilu maupun pemilihan.
Menurutnya, masa non tahapan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat komunikasi, membangun kesadaran demokrasi, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu ke depan.
"Konsolidasi demokrasi pada masa non tahapan sangat penting karena demokrasi tidak hanya dibangun saat pemilu berlangsung. Melalui kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk FKUB, kita bersama-sama membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan pengawasan partisipatif demi terwujudnya demokrasi yang berintegritas," jelas Usman.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah berharap terbangun komitmen bersama antara penyelenggara pemilu dan tokoh-tokoh lintas agama dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat nilai-nilai demokrasi, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis sebagai fondasi penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berintegritas.
Penulis: Dwi HJ
Foto: Dwi HJ
Editor: Dwi HJ