Antisipasi Kerawanan Kampanye, Bawaslu Lombok Tengah Adakan Rakor Bersama Forkopimda
|
Ketua Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Fauzan Hadi (kiri) memimpin Rakor mengantisipasi kerawanan kampanye, Jumat (01/12).\n\n\n\nLombok Tengah - Tiga hari setelah memasuki tahapan masa kampanye, Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Antisipasi Kerawanan Kampanye Pada Pemilu 2024, bersama KPU, TNI, Polri, dan Forkopimda Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (01/12).
\n\n\n\nBawaslu Kabupaten Lombok Tengah, berkomitmen menjaga kondusifitas, dan melakukan pencegahan sebelum melakukan penindakan pada Pemilu Tahun 2024. Oleh karena itu, Rakor antara penyelenggara pemilu dan stakeholder harus masif diadakan.
\n\n\n\nRakor dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Fauzan Hadi. Dalam sambutannya, Fauzan menegaskan bahwa setiap harus mulai memetakan potensi kerawanan kampanye, guna meminimalisir potensi pelanggaran.
\n\n\n\n"Rakor ini, bertujuan untuk menyamakan pemahaman bersama antara penyelenggara pemilu, TNI-Polri, dan Forkopimda dalam memetakan potensi kerawanan kampanye," kata Fauzan.
\n\n\n\nFauzan selanjutnya memberikan imbauan kepada Forkopimda Kabupaten Lombok Tengah untuk meneruskan imbauan terkait netralitas Apparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI-Polri, dimana ASN rentan terhadap potensi pelanggaran kampanye.
\n\n\n\n"Mengingat ada beberapa ASN yang telah melakukan pelanggaran netralitas, maka kami Bawaslu mengimbau Forkopimda di Kabupaten Lombok Tengah untuk menahan diri tidak ikut kampanye," tegasnya.
\n\n\n\nTerkait larangan kampanye di tempat tertentu, Fauzan meminta kepada instansi terkait agar tetap mengawasi jajarannya masing-masing, sebagai bentuk pengawasan partisipatif, mengingat personil Bawaslu yang terbatas.
\n\n\n\n"Berhubung ada aturan yang melarang adanya kampanye di tempat ibadah dan pendidikan, kami mohon kerjasamanya pada instansi yang berwenang di tempat ini, bila perlu masifkan saja imbauan ke jajaran ke bawah," tandasnya. (DHJ)
\n\n\n\n
\n\n\n\n\n"