Lompat ke isi utama

Berita

Ketua GP Ansor Lombok Tengah Tegaskan Komitmen Kawal Demokrasi Lewat Pengawasan Partisipatif

Ketua GP Ansor Lombok Tengah Tegaskan Komitmen Kawal Demokrasi Lewat Pengawasan Partisipatif

Podcast Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah  bersamaKetua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Lombok Tengah, Muhammad Juaini, Selasa (10/02).

Praya — Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Lombok Tengah, Muhammad Juaini, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi dan pengawasan Pemilu di daerah. Hal tersebut disampaikan dalam diskusi podcast bersama Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah yang membahas pengawasan Pemilu dan tindak lanjut kerja sama kelembagaan, Selasa (10/02).

Dalam podcast tersebut, Muhammad Juaini menekankan bahwa Pemilu bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat sipil, khususnya organisasi kepemudaan.

“GP Ansor memandang demokrasi sebagai amanah bersama. Pengawasan Pemilu tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada Bawaslu, tetapi perlu diperkuat melalui pengawasan partisipatif yang melibatkan elemen pemuda dan masyarakat,” ujar Juaini.

Ia menilai, tantangan pengawasan Pemilu di tingkat daerah masih cukup kompleks, mulai dari praktik politik uang, penyalahgunaan fasilitas, hingga rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pelanggaran Pemilu. Karena itu, peran kader Ansor di tingkat akar rumput menjadi strategis untuk melakukan edukasi politik sekaligus pencegahan dini.

Podcast tersebut juga menyoroti nota kesepahaman (MoU) antara Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah dan GP Ansor yang ditandatangani pada tahun 2024 lalu. Menurut Juaini, MoU tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi landasan kerja bersama dalam memperkuat demokrasi lokal.

“MoU ini kami tindak lanjuti dengan mendorong kader Ansor terlibat aktif dalam pendidikan politik, sosialisasi pengawasan Pemilu, dan menjadi mitra strategis Bawaslu di tengah masyarakat,” jelasnya.

Juaini menambahkan, bahwa setiap kegiatan pelatihan Anshor juga akan melibatkan Bawaslu.

“Kami akan melibatkan Bawaslu pada acara Pelatihan Kader Dasar (PKD) Anshor. Sehingga disitu Bawaslu bisa memberikan materi tentang pengawasan partisipatif," lanjutnya.

Menutup diskusi, Muhammad Juaini mengajak generasi muda Lombok Tengah untuk tidak apatis terhadap politik dan Pemilu. Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam pengawasan Pemilu merupakan bagian dari ikhtiar menjaga masa depan demokrasi yang jujur dan berintegritas.

 

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Lombok Tengah, Muhammad Juaini,

Penulis: Dwi HJ

Foto: Dwi HJ

Editor: Dwi HJ