Bawaslu Lombok Tengah Ikut Awasi PSU Pemilu 2024 di dua TPS
|
Pengawasan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 27 Praya, Kamis (23/02).\n\n\n\nLombok Tengah - Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah memberikan atensi khusus kepada dua TPS yang melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).
\n\n\n\nUntuk melakukan pengawasan maksimal di dua TPS yang melakukan PSU, Bawaslu Lombok Tengah telah mempersiapkan jajaran pengawas untuk melakukan pengawasan.
\n\n\n\n"Kami persiapkan jajaran pengawas yang akan mengawasi proses PSU dari awal sampai akhir," kata Ketua Bawaslu Lombok Tengah Lalu Fauzan Hadi.
\n\n\n\nLalu Fauzan Hadi mengatakan bahwa pihaknya turun langsung memantau pelaksanaan PSU di dua TPS itu.
\n\n\n\nDari hasil pantauannya, semua proses berjalan lancar, bahkan tingkat partisipasi pemilih mengalami kenaikan.
\n\n\n\nSebelumnya, di TPS 20 jumlah warga yang menggunakan hak pilihnya tercatat 187 orang, pada pelaksanaan PSU meningkat menjadi 213 orang atau ada tambahan 26 orang, termasuk dari mereka yang tercatat dalam daftar pemilih khusus (DPK).
\n\n\n\nGuna memastikan pelaksanaan PSU berjalan lancar, pihaknya melakukan pengawasan dengan ketat, terlebih di PSU memiliki potensi kerawanan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.
\n\n\n\n"Sampai saat ini belum ada kejadian yang menonjol dari hasil pengawasan kami, bahkan antusiasme masyarakat untuk memilih saat PSU juga lumayan tinggi," katanya.
\n\n\n\nPantauan wartawan, PSU pada hari Kamis (22/2) mendapat pengawalan ketat dari kepolisian dan pihak bawaslu setempat.
\n\n\n\nDari data yang berhasil dihimpun, partisipasi masyarakat untuk melakukan pemilihan ulang relatif tinggi. Misalnya, di TPS 20 dari 294 orang yang masuk DPT, sebanyak 213 orang yang menggunakan hak suaranya. Pada hari-H pencoblosan, 14 Februari lalu, hanya 187 pemilih.
\n"