Bawaslu Lombok Tengah Lanjutkan Roadshow di SMKN 1 Janapria, Ajak Siswa Jadi Pengawas Partisipatif
|
Praya — Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah kembali menyapa calon pemilih pemula dalam rangkaian kegiatan roadshow sosialisasi pengawasan partisipatif. Kali ini, sosialisasi digelar di SMKN 1 Janapria dan diikuti oleh ratusan siswa-siswi, Jumat (25/07).
Anggota Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, Sudirman Haryanto, hadir sebagai narasumber dan memberikan pemahaman dasar seputar demokrasi, sistem kepemiluan, serta pentingnya peran generasi muda dalam mengawasi proses demokrasi di Indonesia.
“Kegiatan ini sebagai langkah awal untuk membangun kesadaran bersama akan pentingnya keterlibatan aktif pelajar dalam proses demokrasi melalui pengawasan partisipatif,” ujar Sudirman.
Dalam penyampaiannya, Sudirman menekankan bahwa demokrasi adalah sarana bagi rakyat untuk memilih pemimpin secara berkala setiap lima tahun sekali. Ia juga menjelaskan pentingnya keterlibatan pemilih pemula dalam menjaga kualitas demokrasi, dengan memahami data pemilih serta peran penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu, dan DKPP.
Lebih lanjut, Sudirman memperkenalkan struktur lembaga pengawas pemilu, mulai dari tingkat nasional hingga desa, yakni Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi, Bawaslu Kabupaten/Kota, Panwascam, Pengawas Kelurahan/Desa (PKD), hingga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).
“Pemilu bukan sekadar memilih, tapi juga menjaga. Pelanggaran pemilu bisa terjadi dalam bentuk pelanggaran administrasi, etik, hingga pidana seperti politik uang,” lanjut Sudirman.
Kepala SMKN 1 Janapria, Rahmat Mudzakir, menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasinya kepada Bawaslu Lombok Tengah atas inisiatif pendidikan kepemiluan kepada para siswa.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bawaslu karena telah memberikan wawasan baru kepada siswa-siswi kami tentang pentingnya demokrasi dan pengawasan pemilu. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkap Rahmat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Lombok Tengah dalam menciptakan pemilih cerdas dan aktif dalam mengawal proses demokrasi, khususnya menuju Pemilu 2029 mendatang.
Penulis: Dwi HJ
Foto: Sanusi
Editor: Dwi HJ