Bawaslu Lombok Tengah Launching Ngopi Optimis
|
\n\n\n\nLombok Tengah – Dalam rangka mengenalkan lembaga kepada khalayak luas, Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah me-launching Program Ngopi Optimis (Ngobrol Pengawasan Pemilu Tiap Kamis), di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (10/10).
\n\n\n\nNgopi Optimis merupakan acara podcast yang diinisiasi oleh Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, yakni Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat.
\n\n\n\nAcara launching dihadiri oleh Pimpinan Bawaslu Provinsi NTB, Suhardi, Pimpinan KPU Kabupaten Lombok Tengah, Alimudin Syukri dan Fuad Fahrudin, beserta anggota Panwascam. Turut hadir juga pimpinan Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, Baiq Husnawaty, Abdul Muis, Sudirman Haryanto, dan Usman Faesal, beserta Kepala Sekretariat, H. Lalu Ridwan.
\n\n\n\nKehadiran H. Lalu Ridwan dalam hal ini, guna memperkenalkan diri kepada anggota Panwascam sebagai Kepala Sekretariat yang baru, sekaligus memberikan pengarahan.
\n\n\n\nDalam sambutannya, Usman Faesal memberikan motivasi kepada para anggota Panwascam untuk memaksimalkan sosial media dalam mensosialisasikan kegiatan, terutama melalui Facebook dan Instagram.
\n\n\n\nUsman ingin membangun kepercayaan publik terhadap lembaga Bawaslu melalui media sosial. Oleh sebab itu, dia menginisiasi program Ngopi Optimis.
\n\n\n\n“Melalui media sosial, kita harus membangun trust (kepercayaan) publik, karena memang dianggap tidak kerja,” ucap Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat ini.
\n\n\n\nMenurut Usman, program Ngopi Optimis diharapkan akan memberi pengetahuan kepada masyarakat tentang isu-isu Pengawasan Pemilu.
\n\n\n\n“Masyarakat perlu tahu tentang apa itu pengawasan Pemilu. Diharapkan dengan hadirnya program Ngopi Optimis diharapkan akan memberi informasi kepada masyarakat terkait isu-isu pengawasan,” ungkapnya.
\n\n\n\nHal yang sama juga disampaikan oleh Suhardi, menurutnya Panwascam dan PKD harus memasifkan peran sosial media.
\n\n\n\n“Seperti yang dikatakan oleh Pak Usman tadi, media sosial mampu membangun kepercayaan publik terhadap Bawaslu,” bebernya.
\n\n\n\nSuhardi juga memberi arahan kepada Panwascam dan PKD agar memahami regulasi kepemiluan. Pemahaman terhadap aturan bisa membantu Panwascam dan PKD dalam menghadapi penanganan pelanggaran di lapangan.
\n\n\n\nSetelah acara launching selesai, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan teknik penulisan berita, pengambilan fotograpi dan videograpi. (DHJ)
\n"