Bawaslu Loteng Gandeng Pelajar Awasi Pemilu
|
Photo bersama narasumber L. Aksar Anshori, Pimpinan Bawaslu L. Fauzan Hadi dengan para pelajar pada acara sosialisasi Yaang diadakan Bawaslu Loteng di Mataram 28/11/22\n\n\n\nSenin, 28 November 2022
\n\n\n\nBawaslu Loteng- Mengingat Tahapan Pemilu Tahun 2024 telah masuk pada tahapan Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan Daftar Pemilih, dan mengingat pentingnya melibatkan pelajar yang juga potensi menjadi pemilih pemula, Bawaslu Lombok Tengah adakan sosialisasi pengawasan partisipatif kepada siswa siswi perwakilan OSIS atau OSIM SMA sederajat se-Kabupaten Lombok Tengah, di Mataram 28/11/12.
\n\n\n\nKordiv. Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Lombok Tengah, Lalu Fauzan Hadi menyampaikan, Bawaslu sedang maraknya mensosialisasikan pengawasan pemilu terutama kepada pemilih pemula, supaya berpartisipasi dalam mengawasi proses pemilu.
\n\n\n\nDikatakan, peran serta masyarakat terutama para pelajar sangat dibutuhkan dalam mengawal proses pemilu. Oleh karena perannya yang sangat vital, edukasi terkait kepemiluan terus digalakkan supaya masyarakat pemilih paham dan bisa berkontribusi dalam melakukan pengawasan.
\n\n\n\n"Rakyat sebagai pemilih jangan sampai tidak paham terkait proses pemilu, itulah yang menjadi alasan Bawaslu untuk mengedukasi masyarakat terutama pemilih pemula supaya paham dan bisa menularkan pemahaman tersebut kepada orang-orang terdekat atau komunitasnya" katanya.
\n\n\n\n
Penyampaian Materi oleh Koordinator JADI NTB L. Aksar Anshori\n\n\n\nDalam agenda yang sama sebagai narasumber, Koordinator Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI NTB), Lalu Aksar Anshori mengajak para pelajar untuk tidak hanya sekedar berpartisipasi menggunakan hak pilih, tetapi dalam peran yang lebih besar yakni untuk menentukan nasib bangsa dengan cara menentukan pilihannya kepada calon pemimpin yang tepat.
\n\n\n\n"Saya tidak hanya mengajak untuk menggunakan hak pilih, karena terlalu sederhana kalau hanya sekedar hak pilih, tetapi adek-adek pemilik masa depan bangsa ini harus terlibat menentukan pemimpin yang akan menyelamatkan generasi kalian ke depannya" katanya.
\n\n\n\nLebih lanjut mantan ketua KPU NTB menyampaikan, seluruh urusan bangsa ini diatur oleh pemegang kekuasaan termasuk urusan hukum. Urusan hukum bukan urusan pemilu tetapi urusan tersebut ditentukan oleh orang-orang atau kekuasaan yang dipilih melalui pemilu.
\n\n\n\n"Pemilu itu tidak main-main, pemilu itu sangat penting dan tidak cara selain pemilu, itu sudah menjadi ketentuan bangsa ini" terangnya.
\n\n\n\nDikatakan, memilih pemimpin itu karena kualitas, integritas dan tanggungjawabnya, mengingat yang diwariskan pemimpin sekarang (yang dihasilkan dari proses pemilu) akan dinikmati oleh generasi muda yang dikategorikan sebagai generasi Z atau generasi emas di tahun 2040 mendatang.
\n\n\n\n"Jangan menentukan pemimpin karena uangnya tapi pilihlah karena kualitas, integritas dan tanggungjawabnya" katanya.
\n\n\n\n"Jangan serahkan kepemimpinan ini kepada mereka yang tidak mengarahkan generasi sekarang kepada perbaikan bangsa ini" terangnya.
\n\n\n\nPada akhir sesi, Aksar mengajak para pelajar untuk mengambil peran dalam pengawasan pemilu, setidaknya dengan memanfaatkan media sosial yang dimiliki dalam rangka mengkampanyekan serta mengedukasi terkait pemilu yang bersih dan berintegritas.
\n\n\n\nHumas Bawaslu Loteng
\n"