Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Loteng Gelar Sosialisasi Perdana Dengan Kader Pengawasan Partisipatif

Bawaslu Loteng Gelar Sosialisasi Perdana Dengan Kader Pengawasan Partisipatif
\n

Selasa 20 September 2021

\n\n\n\nAnggota Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah Kordiv Pengawasan Lalu Fauzan Hadi ketika menyampaikan Sosialisasi kepada Kader Pengawasan Partispatif\n\n\n\n

Praya, Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Tahun 2021 di Aula kantor Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah. Acara sosialisasi dihadiri oleh Kader Pengawasan Partisipatif se-Kabupaten Lombok Tengah.

\n\n\n\n

Dalam pelaksanaannya sosialisasi dilaksanakan dengan susunan sebagai berikut:

\n\n\n\n
  1. Pembukaan, acara dibuka oleh moderator Saharudin,SH.
  2. Penyampaian materi sosialisasi oleh pimpinan Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah L. Fauzan Hadi dan Bq. Husnawaty.
  3. Diskusi atau Tanya jawab antara pemateri dan peserta sosialisasi
\n\n\n\n

L. Fauzan hadi menyampaikan tentang Pemilu, Pilkada, Penyelenggara Pemilu, Peserta Pemilu dan Pemilih. Dalam penyampaiannya juga disampaikan peran penting Bawaslu dalam mengawasi seluruh proses pemilu dan siapa saja yang diawasi oleh Bawaslu. Proses pemilu mulai dari penyusunan DPHP sampai hari pemilihan. Dan yang diawasi oleh Bawaslu adalah penyelenggara pemilu seperti KPU, kemudian peserta pemilu yakni Parpol bagi legislatif dan calon Gubernur dan Bupati atau Walikota pada Pilkada, kemudian yang harus diawasi adalah pemilih itu sendiri.

\n\n\n\n

Dalam penyampaiannya, L. Fauzan Hadi juga meminta kepada Kader Pengawasan Partisipatif untuk berperan aktif dalam mengawasi seluruh proses pemilu karena tidak mungkin jajaran Bawaslu mengawasi keseluruhannya tanpa adanya partisipasi dari masyarakat.

\n\n\n\n

Bq. Husnawaty menyampaikan tugas dan peran Bawaslu, mulai dari Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi, Bawaslu Kabupaten Kota hingga Pengawas Kecamatan, Pengawas Desa dan Pengawas TPS. Bq. Husnawaty juga menyampaikan bahwa membentuk kader pengawasan ini adalah salah satu upaya Bawaslu melahirkan generasi-generasi atau semacam embrio pengawasan yang ke depan akan menggantikan generasi-generasi yang sudah tua. Kaum milenial sebagai orang yang melek tekhnologi juga sangat dibutuhkan perannya untuk mensosialisasikan pentingnya melakukan pengawasan kepada masyarakat melalui media sosial.

\n\n\n\n

Pasca penyampaian materi oleh pimpinan Bawaslu, peserta diminta untuk menyampaiakan apa saja yang menjadi rencana tindak lanjutnya pasca mengikuti Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif yang dilaksanakan tingkat dasar kemarin. Dalam penyampaiannya peserta bertanya sekaligus memberikan saran kepada Bawaslu terkait apa yang akan dilakasanakan ke depan. Yang menjadi sarannya adalah berkunjung ke sekolah-sekolah, memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui komunitas-komunitas, melakukan sekolah perjumpaan tingkat kecamatan, dan tetap melakukan silaturrahim dengan pimpinan bawaslu.

\n\n\n\n

Pimpinan Bawaslu menyampaiakn tidak usah terlalu muluk-muluk dalam melakukan kegiatan sosialisasi yang terpenting adalah bagaimana caranya di masing-masing kampung atau di komunitas-komunitas peserta atau kader pengawasan bisa terbentuk kampug pengawasan itu sudah cukup untuk sementara waktu. Di kampung pengawasan itulah kemudian dapat dilakukan diskusi atau kajian terkait kepemiluan yang nantinya dapat memberikan penyadaran kepada masyarakat terkait pentingnya melakukan pengawasan pemilu.

\n\n\n\n\n"