Lompat ke isi utama

Berita

Giat Monitoring Evaluasi, Sudirman Haryanto Beri Arahan Ke Panwascam

Giat Monitoring Evaluasi, Sudirman Haryanto Beri Arahan Ke Panwascam
\n\nFoto: Humas Bawaslu Lombok Tengah\n\n\n\n\n

Lombok Tengah - Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah saat ini gencar melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja pengawas lapangan baik Panwascam dan PKD.

\n\n\n\n

Secara bergiliran para anggota komisioner Bawaslu turun ke bawah guna memonitor langsung kinerja pengawasan di level bawah. Evaluasi kali ini dilakukan ke Panwascam Kopang dan Batukliang, Senin (11/09).

\n\n\n\n

"Monitoring evaluasi untuk memastikan penelurusan DPTb dan DPK, melakukan koordinasi dengan berbagai pihak Panwascam dan PKD Pemilu Tahun 2024 telah dilaksanakan sampai jajaran paling bawah," ucap Sudirman Haryanto kepada Humas Bawaslu.

\n\n\n\n

Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Organisasi dan Diklat ini, menambahkan bahwa pengawasan terhadap potensi pindah memilih perlu menjadi perhatian.

\n\n\n\n

"Misalnya pemilih yang pindah tempat tinggal, maka pindah ke TPS lain. Pemilih yang berstatus TNI/Polri yang sudah pensiun, sehingga mempunyai hak pilih dan berdampak terhadap jumlah DPT pada suatu wilayah," tegasnya.

\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n

Pihaknya juga menekankan pengawas lapangan melakukan koordinasi kelembagaan, memastikan tidak ada misskomunikasi di internal lembaga panwascam dengan staf teknis dan juga dengan instansi eksternal dengan lembaga-lembaga mitra pengawasan seperti Polsek melalui Bhabinkambtibmas, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa setempat.

\n\n\n\n

Monitoring tersebut juga menyoroti upaya pencegahan Alat Peraga Sosialisasi (APS) yang ada. Dia mengintruksikan upaya pencegahan dengan menginventarisir APS agar sesuai dengan aturan yang berlaku.

\n\n\n\n

"Pastikan Alat Peraga Sosialisasi yang dipasang oleh bakal calon pasca pengumuman Daftar Calon Sementara (DCS) agar sesuai dengan peraturan yang berlaku," pungkasnya. (DHJ)

\n"