Kepala Sekretariat Bawaslu Lombok Tengah Minta Jajaran Staf Jaga Kinerja Ditengah Penerapan WFA
|
Praya — Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah menggelar rapat evaluasi kinerja sekaligus membahas penerapan Work From Anywhere (WFA), Senin (08/09). Rapat ini diikuti oleh jajaran Pimpinan, Kepala Sekretariat, serta seluruh staf Kesekretariatan.
Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya menyesuaikan pola kerja dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan kelembagaan. Selain membahas capaian kinerja, rapat juga menjadi wadah untuk memperkuat komitmen jajaran dalam mendukung kelancaran tugas-tugas pengawasan Pemilu di tingkat daerah.
Dalam arahannya, Kepala Sekretariat Bawaslu Lombok Tengah, Lalu Ridwan, menegaskan bahwa penerapan WFA harus dipahami sebagai bentuk fleksibilitas kerja, bukan kelonggaran. Menurutnya, disiplin tetap menjadi kunci dalam menjaga kinerja lembaga.
“WFA bukan berarti tidak bekerja. Justru dengan fleksibilitas ini, kita dituntut lebih disiplin dalam menuntaskan pekerjaan. Dimanapun kita berada, pekerjaan Kesekretariatan harus tetap selesai tepat waktu,” tegas Ridwan.
Ia juga menambahkan bahwa penerapan WFA harus disertai komunikasi yang efektif antarstaf agar koordinasi tidak terhambat. Pemanfaatan teknologi informasi, seperti aplikasi perpesanan, email, maupun rapat daring, menjadi salah satu solusi untuk memastikan pekerjaan tetap berjalan lancar meski tidak berada di kantor.
Selain itu, rapat evaluasi ini juga menyoroti sejumlah capaian dan tantangan yang dihadapi jajaran Kesekretariatan dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini menjadi bahan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas kerja di masa mendatang.
Pimpinan Bawaslu Lombok Tengah turut mengapresiasi upaya Kesekretariatan dalam menyesuaikan diri dengan pola kerja baru. Mereka berharap penerapan WFA dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keseimbangan antara kinerja dan kenyamanan kerja.
Dengan adanya evaluasi dan arahan tersebut, Bawaslu Lombok Tengah berkomitmen untuk terus menjaga profesionalitas, baik melalui kerja tatap muka di kantor maupun melalui sistem kerja fleksibel berbasis WFA.
Penulis: Dwi HJ
Foto: Sanusi
Editor: Dwi HJ