Penyuluh Agama Diharapkan Beri Edukasi Ciptakan Kondusifitas Pemilu
|
Acara Pembinaan Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (01/02).\n\n\n\nLombok Tengah - Ketua Bawaslu Lombok Tengah, Lalu Fauzan Hadi menjadi narasumber pada acara Pembinaan Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah, dengan mengangkat tema "Peran Penyuluh Agama Dalam Menjaga Kondusifitas Pemilu 2024", di JM Hotel Kuta Mandalika, Kamis (01/02).
\n\n\n\nAcara ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para Penyuluh di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah untuk menciptakan Pemilu tahun 2024 yang kondusif. Dan sebagai persiapan menghadapi masa tahapan pemungutan suara pada tanggal 14 Februari nanti.
\n\n\n\nFauzan Hadi menyampaikan bahwa peran Penyuluh penting untuk mendukung pengawasan terhadap berjalannya Pemilu. Menurutnya, karena Penyuluh langsung bersinggungan dengan masyarakat.
\n\n\n\n"Setiap hari Penyuluh bertatap muka dengan masyarakat, maka teman-teman Penyuluh dapat membantu Bawaslu dalam mengawasi Pemilu di tataran masyarakat," serunya.
\n\n\n\nLebih lanjut, Fauzan meminta kepada para Penyuluh untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melanggar aturan dalam Pemilu, terutama terkait dengan politik uang, larangan kampanye di tempat ibadah, dan pendidikan.
\n\n\n\n"Mohon dukungan teman-teman Penyuluh untuk ikut memberikan edukasi kepada masyarakat, terlebih mengimbau masyarakat agar tidak terlibat politik uang, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak memakai tempat ibadah dan pendidikan untuk jadi tempat kampanye," ujarnya.
\n\n\n\nAcara ini juga dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Darmawan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Nusa Tenggara Barat, Zamroni Aziz.
\n"