Lompat ke isi utama

Berita

Undang Cawapres, Bawaslu Lombok Tengah Lakukan Pencegahan ke Ponpes Darul Atqia

Undang Cawapres, Bawaslu Lombok Tengah Lakukan Pencegahan ke Ponpes Darul Atqia
\nAnggota Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, Usman Faesal (kiri) dan Abdul Muis (belakang kiri) beserta staf lakukan pencegahan di Ponpes Darul Atqia, Kamis (21/12)\n\n\n\n

Lombok Tengah - Rencana kunjungan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Mahfud MD ke Pondok Pesantren (Ponpes) Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, menjadi atensi Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah.

\n\n\n\n

Mahfud MD dijadwalkan akan mengisi acara Istighosah pada tanggal 25 Desember 2023 nanti, dan memberikan orasi Kebangsaan.

\n\n\n\n

Anggota Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, Usman Faesal dan Abdul Muis melakukan kunjungan ke Ponpes Darul Atqia dalam rangka pencegahan terhadap potensi pelanggaran, Kamis (21/12). Selain itu, staf Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, Panwascam Jonggat, dan PKD ikut dalam rombogan.

\n\n\n\n

Pada kunjungan tersebut, anggota Bawaslu dan rombongan disambut langsung oleh Pimpinan Ponpes Darul Atqia, TGH. Supardi Ramli Ar-Remeni.

\n\n\n\n

Usman Faesal selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, memberikan imbauan pencegahan kepada Pimpinan Ponpes, Usman meminta agar pihak penyelenggara mematuhi aturan.

\n\n\n\n

"Kami datang kesini untuk memberikan imbauan, agar nanti acara Istighosah yang akan dihadiri oleh Cawapres Mahfud MD tidak terjadi pelanggaran," tuturnya.

\n\n\n\n

Hal senada juga disampaikan oleh Kordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi, Abdul Muis bahwa kedatangan Bawaslu ke Ponpes untukmemastikan tidak ada kampanye pada acara Istighosah.

\n\n\n\n

"Tujuan kami memastikan pada acara Istighosah nanti tidak ada ajakan kampanye," serunya.

\n\n\n\n

Demi menghindari kemungkinan terjadi pelanggaran, Abdul Muis juga meminta lokasi Istighosah tidak berada dalam area Ponpes.

\n\n\n\n

"Guna menghindari terjadi pelanggaran nanti, kami juga memastikan lokasi acara agar tidak berada dalam Pondok Pesantren," sambungnya.

\n\n\n\n\n\n\n\n

\n"