Usman Faesal Sampaikan Peran Penting Partisipasi Masyarakat Dalam Awasi Pemilu
|
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat,Usman Faesal saat mengisi diskusi FKUB Kabupaten Lombok Tengah Moderasi beragama dan Peran Pemuda dalam Pemilu Damai di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (26/10).\n\n\n\nLombok Tengah - Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Usman Faesal mengisi acara diskusi publik, yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), bertempat di kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (26/10).
\n\n\n\nAdapun diskusi mengangkat tema "Moderasi beragama dan Peran Pemuda dalam Pemilu Damai". Dan acara diskusi diikuti oleh pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.
\n\n\n\nDalam pemaparannya di depan para peserta, Usman Faesal menjelaskan bahwa Bawaslu dalam melaksanakan tugas pengawasan lebih tindakan mengedepankan pencegahan.
\n\n\n\n"Dalam bekerja Bawaslu lebih mengedepankan tindakan pencegahan, sesuai dengan tagline kami, yaitu awasi, cegah, dan tindak," ujarnya.
\n\n\n\nKemudian Usman menyampaikan pentingnya partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan Pemilu tahun 2024. Menurutnya, partisipasi dapat dalam bentuk informasi awal dan laporan pelanggaran.
\n\n\n\n"Partisipasi masyarakat itu sangat penting, karena jumlah anggota Bawaslu sangat terbatas. Wujud atau bentuk partisipasi itu bisa dalam bentuk informasi awal dan laporan," tuturnya.
\n\n\n\n
\n\n\n\n\n\n\n\n
\n\n\n\nSelain itu, Usman juga menyampaikan bahaya money politic atau politik uang pada masyarakat. Dia meminta para peserta untuk tidak segan melaporkan jika terjadi pelanggaran politik uang.
\n\n\n\n"Jangan segan-segan laporkan saja, kalo terjadi money politic. Jangan biarkan Pemilu menjadi kotor gara-gara money politic," tegasnya.
\n\n\n\nLebih lanjut, Pria asal Bujak ini, mengajak para peserta untuk menciptakan Pemilu yang aman, damai, bersih, jujur, adil, dan berintegritas.
\n\n\n\nSebagai informasi tambahan, pemateri diskusi juga diisi oleh perwakilan Polres Kabupaten Lombok Tengah dan Penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah. (DHJ)
\n"