Praya — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lombok Tengah melakukan koordinasi dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Lombok Tengah sebagai tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) antara Bawaslu dan Gerakan Pramuka. Pertemuan yang berlangsung di Sekretariat Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Lombok Tengah pada Rabu (13/5) tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif di kalangan masyarakat.
Rombongan Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah diterima langsung oleh Sekretaris Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Lombok Tengah, H. Syafrudin, bersama Ketua Harian Kwartir Cabang, H. Sumum. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan membahas sejumlah program kolaboratif, termasuk rencana pembentukan Adhyasta Pemilu sebagai wadah penguatan pengawasan partisipatif berbasis kepramukaan.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, Sudirman Haryanto, menjelaskan bahwa koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama antara Bawaslu dan Gerakan Pramuka dalam membangun partisipasi masyarakat pada penyelenggaraan pemilu.
"Koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara Bawaslu dan Gerakan Pramuka, khususnya dalam mengembangkan program pendidikan pengawasan partisipatif. Kami berharap kolaborasi ini dapat melahirkan berbagai kegiatan yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, terhadap pentingnya menjaga integritas demokrasi," ujar Sudirman.
Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, Baiq Husnawaty, menyampaikan bahwa program kerja sama ke depan akan difokuskan pada penguatan pendidikan kepemiluan bagi kalangan pemilih pemula melalui kegiatan-kegiatan kepramukaan.
Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai tersebut selaras dengan semangat pengawasan partisipatif yang terus dikembangkan oleh Bawaslu.
"Generasi muda merupakan aset penting dalam pembangunan demokrasi. Melalui kegiatan kepramukaan, kami ingin menanamkan nilai-nilai demokrasi, meningkatkan literasi kepemiluan, serta membangun kesadaran untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas," jelas Baiq Husnawaty.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga membahas rencana pelaksanaan berbagai kegiatan bersama sebagai implementasi Nota Kesepahaman yang telah terjalin. Program-program tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pendidikan demokrasi sekaligus memperkuat budaya pengawasan partisipatif hingga ke tingkat masyarakat.
Melalui penguatan sinergi dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Lombok Tengah, Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat kualitas demokrasi. Kemitraan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kesadaran demokrasi, menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, serta berperan aktif dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas.